My Adsense

30 Nov 2008

Petarung


SIAPA pun, dalam keadaan apa pun dan di posisi mana pun, tetaplah jadi ‘petarung’ sejati! Ini bukan sekedar anjuran, tetapi sudah merupakan konsekuensi logis dari kondisi kompetisi ekstra ketat yang makin lama makin menghimpit dan malahan bisa membuat otak serasa akan pecah huah.

Perlu dicatat, petarung sejati bukan tidak pernah kalah dalam pertandingan, tetapi yang menganggap setiap kekalahan bukan merupakan pertandingan terakhir. Ciri lain dari petarung sejati adalah mempersiapkan diri secara optimal, pisik maupun mental, sehingga kemampuan yang terbaiklah yang dipertaruhkan. Tidak ada waktu untuk tawar-menawar dalam hal itu! Menganggap remeh para pesaing merupakan kesalahan pertama dan melakukan hal-hal yang unfair atau tidak wajar merupakan kesalahan berikutnya yang merusak citra diri.

1 komentar:

RzBzR mengatakan...

Sehebat-hebatnya petarung kalo gak latihan tetep aja keliatan jelek.

Kayak atraksi kemaren, krn cuma satu orang dalam tim sanso yang ikut gladirasik dan datang tidak terlambat, maka jadilah performance gerakan beregu menjadi kacau beliau.