My Adsense

23 Des 2009

Pantaslah jika globalisasi bagiku adalah kolonialisme bentuk baru.

Globalisasi pada dasarnya memang tidak mungkin dihindari, tetapi sekali masuk ke dalamnya sesungguhnya kita seperti memasuki kurungan yang bersangkar emas.
Tahukah kita bahwa globalisailah yang membuat seorang Michael Jordan berpendapatan 40 juta dollar pertahun, karena t-shirtnya dibeli anak-anak dari moskow hingga Jakarta. Dan tahukah kita bahwa sebagian dana tersebut digunakan untuk sumbangan pajak pada AS. Masih banyak contoh-contoh seperti produk waralaba asing lainya yang berarti kitapun secara tidak langsung ikut membayar pajak pada pihak luar. Bukankah sebenarnya itu merupakan cara mengeruk uang dari kantong kita, kenapa uang itu tidak jadi pemasukan bagi Negara kita sendiri ??

Dan disamping itu, adapaun masalah yang bukan sepele dan sebenarnya jika kita pikirkan secara dalam cukup krusial dampaknya…..
Seperti permasalahan HAM di dalam bangsa kita sendiri, masih saja ada campur tangan dari dunia Internasional. Kita harus menghukum orang Negara kita sendiri dengan standar universal. Memang masuk di akal, tapi bukankah bangsa kita sendiri juga punya nurani untuk menentukan mana hukum yang pantas.
Selanjutnya mengenai permasalahan ekonomi, meskipun sudah tidak terang-terangan kelihatan, sistem perekonomian luar masih saja mengatur sitem perekonomian Negara kita. Padahal uang yang sengaja dipinjamkan adalah tetap utang yang tetap harus dibayar kembali pada mereka.

Ada yang lebih parahnya lagi, demokrasi Negara kita sampai sekarang tetap dipantau. Hal yang dianggap mereka melenceng akan mengurangi legitimasi pemerintah kita.
Lantas apa masih ada ruang gerak kemerdekaan kita dalam mengatur Negara sendiri.
Pantaslah jika globalisasi bagiku adalah kolonialisme bentuk baru.

Tidak ada komentar: