My Adsense

4 Jun 2010

bertanya ke diri

Ya Allah,
Ampunilah hambamu ini,
apa daya tak dapat menyesali suratan takdir yang telah terjadi.
Hati ini pedih seperti tersayat sembilu,
mimpi-mimpiku terbang jauh memancing pilu,
terkadang putus asa yang menambah ambigu.

Lantas aku bertanya ke diri,
Untuk apa tercipta jantung dan hatiku,
jika tak ada yang dapat menerima adanya diriku ini.
Kubisikkan pada diriku,
Siapa gerangan yang ihklas menerima titipan rindu di hati.

Dari luar hanya keceriaan yang bergejolak,
Tapi isi batinku luka.
Sengaja kusembunyikan agar tak tampak,
Hingga saatnya aku tak sanggup lagi menahan duka.

Adakah yang mendengar syair malang ini,
Setidaknya Dialah Yang Maha Mendengar.

Tidak ada komentar: