My Adsense

6 Okt 2010

Apakah kita pemuda bangsa ini

Sepertinya segala hal yang berhubungan dengan globalisasi telah membuat kita terlempar jauh dari idealisme ketimuran, khususnya kaum pemuda. Bisa dimisalkan dengan contoh seperti ini, dari satu sudut pandang kita memang tetap orang Timur, tetapi dari dari sudut pandang lain, pemikiran, perasaan dan tingkah laku kita telah dicemari oleh kebudayaan barat yang tertelan mentah-mentah tanpa disaring terlebih dahulu.

Lantas dimanakah jati diri dan semangat kebangsaan kita ?. Sudah matikah dikarenakan racun hedonisme ?.

Maka, sebagai kaum muda semangat kebangsaan kita perlu dibangkitkan, jika ingin tetap merasa memiliki negeri ini. Tentunya itu dengan pemahaman kemuliaan tentang budaya bangsa kita sendiri. Tulisan ini tentang negeri kita yang memerlukan pemuda-pemudi yang berkualitas. Sehingga kita harus memiliki komitmen, berahklak dan memiliki tauhid yang lurus, serta berani tunjukkan jati diri yang tak mampu diperjualbelikan hanya karena godaan budaya bangsa lain.

Semua itu memang tidak mudah, karena sebagai pemuda sekarang orang tua kita adalah zaman yang membesarkan kita. Zaman yang mendidik kita hingga bisa memiliki sudut pandang, cara pikir, dan tingkah laku seperti sekarang ini. Kau dan kalian mungkin sudah sangat paham tentang maksud tulisan ini, dan aku hanya salah satu dari sekian banyak pemuda lain yang bisa nyaring karena sesuatu kekosongan yang tak kumengerti sendiri. Dianggap berbicara hal basi tanpa pernah ada aksi yang berarti.

Tapi, aku selalu berusaha untuk tidak berprasangka akan setiap kesimpulan baik dan buruk terhadapku. Karena itulah daya dan upaya dari pikiranku, termasuk dengan tulisan ini. Meski kekurangan seperti itu memang selalu ada padaku.

Dari tulisan ini aku mungkin dianggap pesimis, tapi sebenarnya itu bukan tentang aku, melainkan mengenai kehidupan yang diberikan oleh zaman kekinian ini. Bukan juga aku pesimis tentang komitmen dan jati diriku yang dari dulu tetap kuyakini.

Meski dayaku hanya apa adanya, tapi aku selalu optimis tetap ada jalan disebalik usaha.

Aku pemuda bangsa, karena itu harus bangga dan mencintai negeri ini. Seharusnya kita juga sama, mulailah dari sekarang karena tak pernah ada kata terlambat. Berusaha mencitrakan diri muda kita yang berbudaya timur. Karena itu diri kita yang sebenarnya.

Tidak ada komentar: