My Adsense

2 Agt 2010

aku pernah mundur selangkah itu selalu untuk maju beberapa langkah

Setelah cukup lama aku coba melupakan gadis yang kini tak ingin mengenal ku iagi itu, entah karena apa kemarin aku dengan sengaja mengunjungi facebooknya lagi. Dan betapa terkejutnya aku, ternyata ada yang berubah semenjak aku tak lagi pernah mengganggu dia lewat berbagai sms dan status-status yang ku tulis di facebooknya.

Aku memang mengenal dia melalui seorang teman dan kami hanya pernah berbincang melalui jalur pertemanan dunia maya saja. Tapi ada kisah yang sangat berarti dari awal perkenalan maya kami itu, tak tahu mengapa aku bisa langsung mengagumi gadis ini. Meski perbincangan yang pernah terjadi antara kami tak pernah secara langsung, tapi aku seperti sudah pernah bertemu dan mengenal dirinya. Aneh, bahkan lambat laun hal itu menimbulkan perasaan suka dan sangat ingin mengenalnya lebih dekat.
Tentang Dia, adalah gadis yang biasa dan sederhana saja, tapi memiliki semua kriteria fisik yang selama ini aku cari, dan untuk mengenal secara lebih jelas tentu saja aku harus dapat mengenalnya secara langsung.
Lebih tepat dikatakan aku harus memberanikan diri untuk dapat bertemu dengan dirinya, karena sebelumnya berkali-kali aku selalu menjadi lelaki bodoh yang tak pernah berani mengungkapkan perasaan cinta, bahkan jika blog ini dapat berbicara mungkin dia akan berteriak "aku sudah bosan selalu disisipi kisah-kisah pilu yang menceritakan lelaki yang begitu bodohnya dalam mengenal cinta". Ya...mungkin saja bisa sampai begitu.
Kemudian, setelah hadir perasaan itu, aku menjadi seorang pemuja yang sedang dimabuk asmara begitu dalam. Tiap detik dalam keseharianku lebih sering membayangkan tentang dia, sudah berangan-angan terlampau tinggi bagaimana seandainya dia benar menjadi milik hatiku. Segalanya terlihat indah dalam benak dan pikiranku, aku melewati hari-hari dengan tersenyum seakan dirinya benar telah menjadi milikku.
Sebenarnya sampai saat itu, aku belum menemukan situasi yang tepat untuk bertemu dengan dirinya, apalagi jarak cukup jauh memisahkan lokasi tempat tinggal kami berdua. Yang ada, aku hanya masih berkutat dengan tradisi lama yaitu melalui sms atau status-status facebooknya. Anehnya, kenapa aku juga tidak pernah menelpon dia. Dan untuk kalian yang membaca tulisan ini pasti jawabanya sudah jelas, ternyata tidak ada perbedaan yang jelas antara aku benar-benar "berubah" atau "berkilah", mana yang disebut berani untuk mengenal dia secara langsung jika tak ada bukti yang pasti?. Ternyata aku tetap bodoh!.
Aku dianggap hanya berusaha mendapatkan jawaban dari dia melalui komunikasi semu, seakan mengumbar asa tanpa dapat menunjukan rasa. Lantas gadis baik-baik mana yang dapat memahami hal seperti ini?. Jika dulu, dengan segala keramahanya, cara dan apa yang kami perbincangkan seperti abang dan adik dalam dunia maya ini. Tetapi setelah aku secara tiba-tiba mengungkapkan perasaanku terhadap dia yang juga melalui dunia maya ini, sepertinya malah membuat dia takut dan semakin menjauh. Mungkin dia merasa aku aneh dan hanya membuat dia terusik.
Aku mungkin dianggap aneh oleh dia karena hampir setiap hari selalu mengirimkan pesan-pesan singkat tentang perasaanku, status facebook dan blogku selalu diisi dengan kata dan kalimat-kalimat tentang hal yang sama. Jika memang begitu adanya pandangan dia, ada yang saya sesalkan. "Apakah dapat sedikit terbersit rasa mengerti jika seandainya waktu itu dia tahu bahwa saya sendiri juga sangat merasa aneh dengan tabiat saya ini".
Aneh karena sebelumnya tidak pernah saya memilki perasaan yang begitu dalam, hingga tiap hari hanya memikirkan sosok seseorang yang itu-itu saja. Apakah dia percaya bahwa saya ini sangat perasa untuk masalah hati yang sungguh-sungguh, hingga ketika menulis berbagai kalimat yang mungkin oleh dia dianggap usil, harus meluapkan segala rasa yang hampir menyamai kerinduan saya terhadap seorang Ibu. Tapi bukankah kebijakan cinta terhadap seorang kekasih adalah dengan menempatkan dia pada urutan kedua setelah rasa sayang terhadap seorang Ibu, karena dalam dunia ini hanya Ibu yang benar-benarku sayang
Belum juga saya ceritakan dalam tulisan ini, bahwa cukup memikirkan tentang dia yang belum saya kenal saja dapat membuat saya perlahan merubah sikap buruk dan nyeleneh anak muda kebanyakan yang ada pada diri saya. Karena waktu itu saya merasa, tentunya saya harus dapat merubah segala sikap yang mungkin dianggap buruk jika ingin mendapati gadis seperti dia. Sebenarnya dengan begitu saya sudah rencanakan sebagai tahap persiapan untuk dapat mendekati dia. Di balik sisi roman yang dimengerti sendiri, saya juga mengutamakan logika yang unik dan hanya dimengerti oleh saya sendiri pula. Yakni entah dalam perkara hidup apapun semuanya harus dipersiapkan secara matang, meski untuk urusan cinta ini cara saya itu mungkin dianggap tak masuk akal. Kasarnya saya dianggap "sekali pecundang tetap saja pecundang".
Apa guna juga saya menyimpan berbagai alasan yang telah saya utarakan, saya berkilah yang seakan hanya untuk membenarkan diri sendiri, jika akhirnya keputusan yang dinanti juga tergantung dari jawaban si gadis.
Untuk menyingkat cerita ini, "pada akhirnya saya ditolak dengan berbagai alasan yang kurang lebih sama seperti apa yang tertera di atas, tentang bagaimana gadis itu menganggap saya, aneh dan menakutkan". Bahkan jawaban dia sama sekali tidak bergeming meski dengan terpaksa saya merubah rencana persiapan saya, mempercepat waktu untuk segera bertemu dan berbicara langsung dengan dia. Dengan maksud agar kisah tulus saya ini tidak untuk kesekian kalinya menjadi penyesalan akibat keterlambatan diri. Tapi apa daya, jika memang sudah itu keputusan pastinya.
Dan ada satu hal utama yang terlupakan dari semua itu, "dari awal ternyata saya sama sekali tidak pernah bercermin diri". Kenapa saya bisa lupa dan tidak berpikir bahwa hal itu yang paling penting dari semua alasan yang saya reka-reka menjadi penyebab penolakan ini. Hingga akhirnya jawaban yang sebenarnya itu saya temukan dari diri saya sendiri, "saya hanyalah pungguk yang tidak menyadari perbedaan bumi dan langit".

Begitulah ceritanya, hingga dengan jawaban terakhir itu dapat membuat saya benar-benar mengerti. Perasaan hati saya mungkin sakit, tapi hanya sebentar. Saya memang harus ihklas untuk kepergian sang pujaan ini dari sisi hatiku, karena dia hanya sekelebat lewat tanpa bermaksud singgah untuk menghuni. Berbagai kenangan yang sebenarnya saya buat sendiri harus saya tutup sendiri jua. Tidak ada penyesalan, karena dengan pernah mengenal perasaan ini menjadi satu lagi pelajaran dan perubahan yang juga berarti dalam diriku. Aku menghapus semua jejak, nomor handphone dan acount facebooknya yang pernah disimpan....

Dan kemarin, setelah cukup lama aku coba melupakan gadis yang kini tak ingin mengenal ku lagi itu, entah kenapa dengan sengaja aku mengunjungi facebooknya lagi. Aku terkejut, ternyata ada yang berubah semenjak aku tak lagi pernah mengganggu dia lewat berbagai sms dan status-status yang ku tulis di facebooknya. Sudah ada yang menjadi kekasih hatinya sekarang, dan cukup dengan melihat foto profile itu aku sudah mendapat gambaran yang cukup jelas.
Memang lelaki seperti itu yang sangat pantas untuknya, keseluruhan raga yang sangat berbeda dengan apa yang ada pada diriku. Ya, mungkin memang benar.....


Tapi aku bukan manusia yang tak bersyukur!!!. Aku tidak merendahkan diriku ini, aku masih punya banyak kelebihan yang diciptakanNya, karena Dia Maha Adil!!!. Aku yakin tiap apa yang dicoba pasti kan menuai makna, bagaimanapun adanya diriku yang seperti ini pastinya diciptakan untuk didampingi oleh dia yang sesuai pula untukku. Dan pastinya perasaan ini masih tersimpan sejati tanpa berkurang sedikitpun rasa tulusnya, hanya tinggal menunggu aturan waktuNya yang tepat untuk hadir bagi dia yang tepat pula. Aku lupa atau bahkan mungkin hampir tidak pernah tahu, kapan pernah terpuruk yang tidak bisa bangkit. Yang sering kuingat, jika aku pernah mundur selangkah itu selalu untuk maju beberapa langkah.

Bukanlah sebuah kecongkakan jika dapat membuat kita lebih baik dan bermakna dalam hidup.
Amien Ya Allah...

1 komentar:

Lilies Her. mengatakan...

semangaat selalu bro ^_^